Mau Cari Aqiqah Untuk Anak ? Jangan Terkecoh dengan harga Murah !!!

Kamilah yang Berpengalaman yang mengedepankan Ke Syar'i an , Amanah dan Pasti Sedap...

Pilih Aqiqah untuk Anak yang hanya seumur hidup sekali...

Jangan Asal !!! Kamilah yang telah bersertifikat MUI ....

Kambing BERSIH, SEHAT DAN GEMUK. Gratis biaya potong dan diantar.

Fasilitas : sertifikat, Dapat juga disalurkan ke panti asuhan, lembaga sosial lainnya.

AQIQAH SESAMA merupakan program layanan penyedia Kambing/Domba Aqiqah mentah atau masak.

Program ini diperuntukan bagi yang ingin ber aqiqah di daerah terpencil, rawan gizi, panti asuhan, bencana serta tempat lainnya.

AQIQAH PEDULI yaitu program mengaqiqahkan anak dari orangtua kurang mampu.

Program ini untuk perusahaan atau perorangan yang ingin berinfak mengaqiqahkan anak dari orangtua kurang mampu.

Senin, 19 September 2016

WASPADA VIRUS ZIKA PADA IBU HAMIL

WASPADA VIRUS ZIKA PADA IBU HAMIL


WASPADA VIRUS ZIKA PADA IBU HAMIL



Jika Anda sedang hamil, behati-hatilah. Karena saat ini Virus Zika menjadi perhatian yang perlu diwaspadai, khususnya bagi wanita yang sedang mengandung serta bayinya. Pasalnya, virus ini berisiko membuat kecacatan pada bayi. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui dan mempersenjatai dengan informasi yang menerangkan mengenai Virus Zika. Berikut uraiannya:

Apa itu Virus Zika?
Virus Zika adalah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aeygepti dan Aedes Albopictus atau nyamuk macan asia. Kedua nyamuk ini juga menjadi perantara terinfeksinya penyakit demam berdarah, chikungunya, dan demam kuning. Nama Zika berasal dari Hutan Zika di Uganda pada 1947.

Kenapa berbahaya?
Pada umumnya gejala virus ini tergolong ringan, seperti sakit kepala, nyeri sendi, ruam, demam, dan mata merah. Gejala ini berlangsung selama beberapa hari sampai satu minggu. Namun, pada ibu yang sedang hamil, virus ini mampu membunuh janin dalam kandungannya atau terlahir dengan cacat permanen. Biasanya, bayi-bayi yang terinfeksi Virus Zika akan memiliki ukuran kepala yang lebih kecil dari ukuran normalnya (microcephaly). Virus Zika dilaporkan tengah merebak di negara Amerika Latin. Infeksi Virus Zika selama kehamilan juga telah dilaporkan di Hawaii dan satu kelahiran dengan microcephaly lahir di sebuah rumah sakit di New Jersey untuk seorang wanita yang telah melakukan perjalanan ke Amerika Tengah selama masa kehamilannya.

Mengurangi risiko
Pedoman baru dari CDC (Developmental Disabilities at the Centers for Disease Control and Prevention)mengarahkan wanita hamil harus sangat berhati-hati jika berhubungan seks dengan pasangan yang sedang melakukan perjalanan ke daerah yang terkena Virus Zika. Gunakan pengaman untuk mengurangi risiko penularan selama masa kehamilan karena kelangsungan hidup virus ini dalam sperma masih tidak jelas. Karena tidak ada vaksin untuk Zika, anda dapat mengurangi risiko terinfeksi virus ini dengan mengajukan penundaan perjalanan ke wilayah yang terinfeksi virus ini. Jika perjalanan tidak dapat dihindari, ambil langkah pencegahan sebagai berikut.

        ♦︎ Mengenakan kemeja berlengan panjang dan celana panjang
        ♦︎ Menggunakan obat anti-serangga yang aman untuk ibu hamil (periksa label dan ikuti                              petunjuknya)
        ♦︎ Gunakan permethrin (jenis insektisida) pada pakaian
Namun, mengunjungi wilayah yang terinfeksi ini bukan satu-satunya faktor penularan penyakit. Risiko juga tergantung pada berapa lama seseorang tinggal, beberapa banyak seseorang mendapatkan gigitan nyamuk, dan bagaimana langkah-langkah yang diambil untuk mencegah gigitan.

Kamis, 15 September 2016

5 TIPS MEMBUAT BAYI TERLELAP

5 TIPS MEMBUAT BAYI TERLELAP


5 TIPS MEMBUAT BAYI TERLELAP



Tak heran bila jam tidur Anda sebagai seorang Ibu semakin berkurang setelah kehadiran sang buah hati. Terlebih lagi di malam hari, Anda harus bangun dari tidur lelap untuk mengganti popok, menyusui, dan memenuhi kebutuhannya yang masih sulit dimengerti. Namun, Anda tak perlu khawatir karena Dana Obleman, pengarang buku The Sleep Sense Program ini memberikan 5 tips membuat si kecil terlelap di malam hari. Simak penjelasan di bawah ini dan selamat mencoba!

        1. Matikan Lampu
Sebaiknya Anda mulai meredupkan atau mematikan lampu satu jam sebelum waktu tidur. Cahaya ruangan yang redup membuat suasana menjadi lebih tenang dan sejuk.

        2. Meminimalisir Dekorasi
Selain menjaga kebersihan kamar, cobalah untuk meminimalisir dekorasi kamar bayi Anda. Lampu tidur, musik, dan akuarium mungkin mampu membawa kedamaian bagi orang dewasa, tetapi tidak untuk bayi. Ruang tidur terbaik untuk bayi adalah ruang gelap yang hening, sama seperti dalam kandungan.

        3. Baringkan di Tempat Tidur
Biasakanlah untuk membaringkan si kecil hingga tertidur. Menggendong, menggoyang, dan menimang sambil berjalan akan menjadi kebiasaan yang dicari oleh bayi, sehingga ketika mereka terbangun di tengah malam akan mencari Anda untuk mengulang kebiasaan sebelum tidurnya. Cobalah untuk meletakan anak ketika masih terbangun, biarkan ia membuat perjalanan sebelum tidurnya sendiri.

        4. Membuat Rutinitas
Buatlah program 'sleep mode' untuk si kecil. Seperti kegiatan menjelang 45 menit sebelum tidur, mandi sore. Maka ketika sang anak terbiasa, mereka mulai mempersiapkan diri untuk tidur.

        5. Cek Temperatur
Suhu ruangan yang terlalu dingin atau terlalu panas sangat mempengaruhi kenyamanan tidur bayi. Suhu yang paling pas untuk bayi adalah di 18 derajat celcius. Pasanglah pengukur suhu ruangan di kamar tidur anak Anda.

Minggu, 11 September 2016

5 CARA SERU MELATIH TANGAN TERAMPIL SI KECIL

5 CARA SERU MELATIH TANGAN TERAMPIL SI KECIL

5 CARA SERU MELATIH TANGAN TERAMPIL SI KECIL



Anak umur 1-2 tahun mulai hobi memegang dan mengambil benda-benda di sekitarnya. Anak yang memiliki keterampilan motorik halus yang baik dan mampu melakukan berbagai aktivitas dengan jari tangannya, umumnya juga punya rasa percaya diri yang tinggi. Agar balita Anda lebih terampil menggunakan tangan serta jari-jarinya, yuk latih dengan melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan ini!

Melipat Kertas
Gunakan kertas putih polos maupun kertas warna-warni untuk dilipat menjadi berbagai macam bentuk. Mulai dengan bentuk sederhana lebih dulu, misalnya bentuk segi tiga. Setelah dia berhasil membuat segitiga dengan rapi, tingkatkan menjadi bentuk amplop. Kegiatan melipat kertas akan melatih koordinasi antara mata dengan gerakan jari-jari kedua tangan balita, khususnya ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Membuat beragam obyek dari kertas yang dilipat, juga akan mengembangkan keterampilan spasial balita Anda.

Menggambar dengan Krayon atau Pinsil Warna
Menggoreskan krayon atau pinsil warna di atas kertas baik untuk melatih balita mengendalikan gerakan ibu jari, jari telunjuk, serta jari tengahnya pada satu titik sewaktu menggenggam batang krayon maupun pinsil warna. Tahapan selanjutnya, coba tantang dia untuk menghasilkan gambar suatu bentuk.

Memasang Kepingan Puzzle
Mengambil kepingan puzzle melatih si kecil mengontrol gerakan ibu jari dan telunjuk. Sediakan puzzle dengan 4 sampai 6 keping lebih dulu. Bila sudah mahir, tingkatkan menjadi 8 keping. Otot telapak tangan dan jarinya terlatih, karena dia akan berkali-kali memasang dan melepas kepingan puzzle untuk mendapatkan kepingan yang sesuai. Keuntungan lainnya, otak buah hati Anda pun terlatih untuk problem solving.

Menggunting dan Menempel
Di akhir usia dua tahun, sebagian anak sudah dapat menggunakan gunting. Kegiatan ini melibatkan koordinasi mata serta gerakan kedua tangan dan jari-jarinya untuk melakukan dua jenis gerakan berbeda, tetapi ketiganya berlangsung selaras. Mata memberi petunjuk arah, tangan kiri memegang kertas sementara tangan kanan memegang gunting dan menggerakkannya mengikuti garis pola pada kertas. Menempel juga merupakan kegiatan yang melatih kecermatan dalam mengendalikan gerakan tangan mengikuti pola yang ditentukan.

Membuka Halaman Buku Cerita 
Saat Anda membacakan cerita, mintalah anak membantu membuka dan membalik halaman berikutnya. Selain menggali rasa ingin tahunya, gerakan mirip menjumput saat membalik halaman buku juga merupakan latihan yang baik untuk meningkatkan keterampilan motorik halus jemari tangannya.


Selamat berlatih sambil bermain ya!

Rabu, 07 September 2016

ANAK LAKI-LAKI TAK BOLEH MENANGIS?

ANAK LAKI-LAKI TAK BOLEH MENANGIS?



ANAK LAKI-LAKI TAK BOLEH MENANGIS?



“Kamu kan anak cowok, jadi tidak boleh menangis!” adalah kalimat sakti yang digunakan orang tua untuk menenangkan anaknya. Dari jaman kita kecil hingga sekarang, kalimat itu digunakan oleh orang tua dimanapun. Stigma bahwa anak laki-laki tidak boleh menangis sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat kita. Anggapan lain mengatakan bahwa anak perempuan tidak hanya bermain dengan sahabatnya tetapi juga berbagi rahasia dan terikat secara emosional. Sedangkan anak laki-laki tidak boleh menangis karena terlihat lemah, cengeng dan seperti anak perempuan. Padahal anak laki-laki pun memiliki emosi dan perlu untuk menunjukkannya.

Cap pada anak laki-laki tidak bisa berempati dan hanya tertarik pada hal-hal aksi serta memiliki pemikiran yang dangkal adalah tidak benar. Bila kita berkata “Kamu kan anak cowok, jadi tidak boleh menangis!” maka anak akan belajar untuk memendam perasaan sedihnya sendiri dan tidak mau membagikannya dengan orang lain. Budaya yang selama ini berkembang justru akan mendorong mereka untuk memendam emosinya saat mereka dewasa. Sedangkan emosi yang dipendam akan membuat hubungan antara anak dengan orang tua menjadi jauh dan dalam jangka panjang, emosi yang terpendam akan mudah menimbulkan depresi.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh orang tua agar anak laki-lakinya mau menunjukkan perasaannya? Berikut adalah beberapa tips yang berguna:

● Ijinkan anak untuk menangis. Jangan membentak anak saat ia sedang menangis, tetapi katakan dengan perlahan dan lembut “Kalau kamu mau bicara harus tenang, supaya mama bisa dengar.” Setelah itu bicarakan perlahan dan komunikasikan dengan baik.

● Melatih anak agar memiliki empati dan mudah menolong orang lain yang kesusahan. Hal ini akan mengajarkan anak untuk tidak menjadi anak yang cuek dan tidak perduli pada hal-hal emosional di sekitarnya.

● Ganti kata-kata “anak laki-laki tidak boleh menangis” dengan “kamu kan anak mama yang berani dan kuat”. Motivasi akan membangun kepercayaan dirinya dan membuatnya semakin kuat sebagai laki-laki.

Sabtu, 03 September 2016

6 KESERUAN ANTAR AYAH DAN ANAK

6 KESERUAN ANTAR AYAH DAN ANAK

6 KESERUAN ANTAR AYAH DAN ANAK



“Kasih ibu sepanjang masa” kalimat ini cukup menjelaskan betapa murninya kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu pada anaknya. Peran ibu dalam keluarga memang tak dapat tergantikan serta menjadi figur utama dalam mendidik anak-anak. Namun, peran seorang ayah pun tidak dapat diabaikan. Biasanya anak-anak akan menantikan jam pulang kerja ayahnya untuk bermain, bercerita, atau sekedar memeluknya. Berikut adalah keunggulan seorang ayah yang jarang bisa dilakukan oleh seorang ibu untuk anaknya!

Belajar mengemudi
Ketika anak mengalami musibah saat belajar mengemudi entah sepeda atau kendaraan bermotor, Anda pasti akan merasa sangat khawatir dengan kondisi anak dan memintanya untuk berhenti. Namun, sebagai seorang ayah, dia justru akan menenangkan dan mendukung anaknya agar jangan berhenti belajar. Hal ini memang wajar terjadi, ketika Anda lebih menggunakan perasaan “tidak tega” atau “kasihan” melihat sang buah hati menangis dan kesakitan, akan tetapi ayahnya justru berpikir jauh kedepan untuk keberhasilan anaknya agar terus berjuang dan jangan mudah menyerah. 

Olahraga
Tidak peduli memiliki anak laki-laki ataupun perempuan, seorang ayah pasti akan menyempatkan waktu untuk mengajak anaknya berolahraga. Misalnya, bermain sepak bola, basket, baseball, bulu tangkis, bersepeda, ataupun berenang. Anda mungkin akan segan untuk terlibat ketika dua jagoan ini sedang berlomba untuk menjadi pemenang dan tidak mengerti ketika diajak berdiskusi tentang pertandingan sepak bola. Untunglah ada ayahnya!

Bela diri
Selain olahraga, seni bela diri seperti, pencak silat, karate, taekwondo, dan kungfu juga biasanya ayahlah yang memulainya. Paling tidak, ketika menyaksikan sebuah film tentang kungfu misalnya, setelah film selesai pasti akan terjadi permainan peran seolah ayah dan anak ini sedang mengadu ilmu bela dirinya! Oleh sebab itu, banyak ayah yang membekali anak-anaknya dengan ilmu bela diri sebagai pertahanan untuk menghadapi kejahatan dan melindungi diri, sama seperti di film-film kungfu!

Handyman
Saat keran air tidak berfungsi dengan baik, Anda pasti akan meminta pasangan Anda untuk melihatnya. Kemudian, dia muncul dengan peralatan pertukangan dan siap untuk membenarkannya. Biasanya si kecil akan melihat apa yang dilakukan ayahnya dan membantunya untuk mengambilkan peralatan yang dibutuhkan. Bahkan mungkin Anda sendiri juga tidak tahu apa saja nama-nama peralatan yang ada di dalam kotak ajaib ini?

Otomotif
Mungkin Anda bisa mengendarai mobil dan motor, tapi saat ada masalah dengan kendaraan belum tentu Anda mengerti apa yang terjadi dan bagaimana harus memperbaikinya. Saat laki-laki menyukai mobil dan motor, mereka seakan sedang mengagumi seorang wanita dan mengerti detail-detailnya. Hal ini juga yang membedakannya dengan Anda yang hanya bisa mengemudi kendaraan. Saat anak Anda bersama ayahnya, dia akan ikut belajar tentang otomotif sekaligus belajar bagaimana cara merawat dan memperbaiki kendaraannya.

Bermain video game
Siapa yang tidak menyukai game? Umumnya baik anak-anak maupun dewasa pasti menyukai hal ini, terutama anak laki-laki. Tidak heran jika pasangan akan terlihat seperti seumuran dengan anaknya ketika bermain game.Selain sebagai hiburan, game juga berfungsi untuk mengakrabkan hubungan ayah dan anak secara emosional agar mereka merasa seperti partner dan dapat menjadi sahabat.
Meskipun peran ibu dianggap sebai figur terpenting, pada kenyataannya ayah juga memiliki peran yang khas dalam pengasuhan sorang anak. Dalam sebuah survey di Amerika Serikat menujukkan bahwa lemahnya atau ketiadaan ayah atau figur ayah yang menggantikannya (kakek, paman, dsb) dalam sekeharian hidup anak berhubungan dengan perilaku tidak adiptif atau nakal (delinquency) pada anak. Oleh karena itu peran ayah dalam keluarga pun tidak dapat digantikan.

Selasa, 30 Agustus 2016

PENTINGNYA MAINAN EDUKASI BAGI ANAK

PENTINGNYA MAINAN EDUKASI BAGI ANAK


PENTINGNYA MAINAN EDUKASI BAGI ANAK


Di era modern saat ini, sebagian besar anak-anak menggunakan gadget sebagai mainannya. Untuk itu, sangat penting bagi orangtua untuk tetap menyediakan mainan edukatif berbentuk fisik bagi anak. Boleh saja bermaingadget, asal diberi aturan. Perbanyak waktu anak untuk bermain di luar bersama teman-temannya, beraktivitas di lingkungan terbuka, atau jika di rumah Anda bisa menyiapkan beberapa mainan. Misalnya mainan masak-masakan, alat musik, buku, dan lain-lain. Mainan edukatif ini sendiri punya banyak manfaat, lho. Apa saja?

Melatih motorik anak
Dengan mainan edukatif, motorik halus dan kasar anak akan terlatih. Mulai dari meraba, memegang, melempar, mengangkat, dan lain-lain. Pastikan mainan ini memiliki bentuk yang menarik, seperti bentuk hewan dan mengeluarkan bunyi-bunyian. Selain membuat si kecil tak cepat bosan, dia juga akan belajar mengenal bentuk-bentuk. Anda bisa membelikan si kecil Fisher Price Float Arounds Bath Friends, Fisher Price Crib to Floor Mobile, atau Fisher Price Rainforest Friends Musical Mobile yang punya bentuk-bentuk lucu yang bisa Anda berikan untuk si kecil. Untuk melatih geraknya, Anda juga bisa memberikan mainan berupa kursi yang bisa melatih otot-otot kaki anak untuk melatih gerak kaki anak seperti  Fisher Price Rainforest Space Saver Jumperro.

Menambah wawasan
Mainan edukatif akan menambah pengetahuan si kecil apalagi jika dibarengi dengan Anda bercerita. Tentunya kemampuan bahasa anak juga akan bertambah karena sering mendengarkan Anda berbicara. Fisher Price Rainforest Activity Gym bisa membantu anak menambah wawasan mengenai melodi-melodi menarik serta melatih sensor gerak si kecil.

Anak lebih mudah konsentrasi
Pada mainan edukatif seperti puzzle atau alat musik, anak akan terfokus untuk menguasai permainan tersebut. Dengan begitu, anak akan terlatih untuk konsentrasi lebih baik pada satu hal.

Pandai memecahkan masalah
Mainan edukatif seperti puzzle misalnya akan melatih anak Anda untuk pantang menyerah dalam menyelesaikan sesuatu. Anak akan dipacu untuk terus berpikir dan mencari-cari jawaban bagaimana menyatukan puzzle-nya. Anda bisa memberikan si kecil Fisher Price Learning Medical Kit, mainan edukasi anak yang mengajarkan si kecil tentang huruf, bagian tubuh, dan cara menyapa.

Pastikan Anda memberikan mainan edukasi terbaik bagi si kecil, ya, terlebih lagi mainan-mainan yang terdapat dalam artikel ini sedang promo besar-besaran dan hanya ada di Orami, lho! Happy hunting, Mommies!

Minggu, 14 Agustus 2016

Bolehkah Aqiqah di Usia Dewasa?

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Pak Ustadz, ada dua hal yang ingin saya tanyakan berkaitan tentang masalah aqiqah.
1. Ketika orang tua melahirkan anaknya, pada saat itu mereka masih dalam kondisi yang kurang mampu, jadi untuk biaya aqiqah tidak ada. Namun ketika anaknya sudah dewasa dan sudah berkeluarga, orang tuanya sudah dalam keadaan berkecukupan, kemudian mereka ingin mengaqiqahi anaknya yang sudah berkeluarga tadi, apakah boleh dan bagaimana caranya?


2. Jika orang tua tadi masih dalam kondisi tidak mampu, namun anak-anaknya yang sudah dewasa tadi hidup berkecukupan dan ingin membeli kambing diatasnamakan orang tuanya untuk aqiqah, apakah itu diperbolehkan? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. (Kholilil Rohman)

Wa’alaikumsalam wa rahamatullah wa barakatuh. Saudara penanya yang gemar dalam menambah wawasan keagamaan, yarhamukumullah.

Pertanyaan saudara menarik untuk dibahas sebab kasus ini sering terjadi di tengah masyarakat. Kondisi ekonomi seseorang yang kadang kurang menentu turut mempengaruhi pelaksanaan anjuran aqiqah. Mereka yang berkecukupan dan diberi kelapangan rizki tentunya ingin segera melaksanakan anjuran ini demi rasa bersyukur mereka atas lahirnya sang buah hati yang di dambakan dan dinantikan. Sebaliknya bagi orang tua yang perekonomiaannya sedang dalam masa sulit saat kelahiran putra atau putrinya, mereka akan terasa berat melakukan ibadah ini.

Saudara Kholilil Rohman yang kami hormati.Sebagaimana telah kita bahas pada edisi sebelumnya, bahwa anjuran untuk melaksanakan aqiqah oleh orang tua kepada anaknya berakhir ketika si anak telah baligh. Setelah itu si anak diperbolehkan memilih untuk melaksanakan sendiri aqiqahnya atau meninggalkannya. Dalam hal ini tentunya melaksanakan aqiqah lebih utama karena akan terhindar dari pendapat ulama yang menganggap bahwa aqiqah hukumnya wajib.

Uraian di atas juga sekaligus menanggapi pertanyaan pertama saudara. Artinya anjuran aqiqah yang dibebankan kepada orang tua masa aktifnya berakhir ketika sang anak baligh. Kalaupun orang tua masih tetap ingin melaksanakan aqiqah untuk anaknya, maka caranya adalah dengan memberikan uang kepada anaknya agar digunakan untuk membeli hewan yang akan disembelih sebagai aqiqahnya. Dengan demikian niatan mulia orang tua tetap terakomodir, disamping pula anjuran aqiqah juga terlaksana.

Selanjutnya menanggapi pertanyaan kedua, kami merujuk pada kitab al-Majmu’ karya imam Nawawi yang menyebutkan bahwa hukum aqiqah untuk orang lain (bukan dirinya sendiri) adalah boleh selama orang yang diaqiqahi mengijinkan. Penulis kitab menjelaskan:

فَرْعٌ-لَوْ ضَحَّى عَنْ غَيْرِهِ بِغَيْرِ إذْنِهِ لَمْ يَقَعْ عَنْهُ

Artinya; (cabang pembahasan), seandainya ada seseorang menyembelih hewan (aqiqah) untuk orang lain tanpa seizinnya, status hewan tersebut bukan hewan aqiqah.

Referensi diatas juga mengandung arti bahwa aqiqah yang dilakukan oleh seseorang untuk orang lain dapat dinyatakan sah apabila mendapat persetujuan (izin) dari orang yang diaqiqahi.

Demikian jawaban kami, mudah-mudahan bermanfaat. Wallahu a’lam. (Maftukhan)